"Terhitung mulai detik ini aku melangkah keluar dari kehidupanmu".
Sudah berapa ratus kali aku meyakinkan diriku untuk melakukan itu? Ck, tapi tetap saja berapa kali pun aku berucap berkali-kali pun aku melanggarnya. Itu sulit, terlalu sulit! Ketika aku sudah benar-benar jenuh dengan semuanya dan ketika aku sudah meyakinkan diriku untuk melakukannya. Saat itu pula kau kembali 'lagi' dengan secercah harapan. Pugar yang ku bangun kokoh seketika itu pula hancur tanpa sisa. Aku terperdaya, terlalu terperdaya olehmu. Untuk marah pun aku tak bisa. Aku hanya bisa memendam, memaki dalam hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar